Thursday, February 23, 2012

Walk on Misty Forest

On the way to Oeschinen Lake.
It was raining heavily.
I was soaking wet.


HIS death upon the Cross was not only necessary to save a world, 
it was necessary, if only to train HIS disciples.
 It was all a part of their training:  

HIS entering jerusalem in triumph; 
 HIS washing the disciples' feet;
 judged, crucified, buried. 

Every step was necessary to their development - and so with us. 
We have to learn to say ''Thank You'' on the greyest days.
 There's grey day practise. It is absolutely necessary. 
Not to everyone is it so. 
But only to those who ask to serve HIM well and to do much for HIM. 
A great work requires a great and careful training.

Thursday, December 29, 2011

Once life was an adventure and death was an eye opener..

and YOU came to my rescue.

Now i have new life as a Gift from YOU.
And when my next death come, i would not ask for more..

Please orchestrate my breath, dear Lord..
as Thy willst..

Saturday, April 2, 2011

Seperti Engkau menanggungku..

Filipi 3:10, 2 Kor: 4:17
Seperti Engkau telah menanggungku Tuhan.
Demikianlah adanya. Demikianlah Kesaksianku
kepada anak-anakMu, sesamaku..

Wednesday, February 16, 2011

Crack of Dawn

How it charms us,
on the day break,
crack of dawn,

first thing in the morning.

How it seduces us,
at close of day,
before nightfall.


Dusk.

Before Night Fall

How it charms us,

on the day break,
crack of dawn,

first thing in the morning.

How it seduces us,
at close of day,
before nightfall.

Dusk.

Meeting Ground



Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna,
melainkan aku mengejarnya, kalau- kalau aku dapat menangkapnya,
karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.

Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya,
tetapi ini yang kulakukan:
aku melupakan apa yang telah di belakangku
dan mengarahkan diri kepada apa yang ada dihadapanku,
dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah,
yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. (Flp 3: 12-14)
Ketika marah, kecewa dan dendam tidak ada lagi

Ketika itu hatiku mengeras membatu.

Tak kurasakan rindu padaMU, Bapa

Ketika begitu banyak input manusia,
berita dunia dan nonsense rubbish.

Tak kudengar lagi suaraMU Bapa

Ketika nalarku menajam
Air dimataku mengering.
Tak ada yang menggenang

Tak ada haru
Tak kurasakan rindu padaMU Bapa

Jangan biarkan aku menjadi kuat karena dunia
Jangan biarkan aku bermegah karena dunia

Pancarkan sinar KasihMU Bapa
Selimuti aku dengan cahayaMU

Biarkan mataku selalu tergenang air
supaya aku mampu merasa dan menanggung
Sebagaimana AnakMu telah menanggung aku

''Jikalau aku harus bermegah maka aku akan bermegah atas kelemahanku'' (2Kor. 11:30)